Dapur Rumah Lurah Sibolga Ilir Dimasuki Ular Sanca

  • Whatsapp
IST/RADAR NAULI, Kepala BPBD Sibolga Juangon Daulay dan staffnya memperlihatkan ular sanca yang ditangkap dari dapur rumah warga di Kelurahan Angin Nauli, Kamis (9/7).

SIBOLGA (RADAR)- Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sibolga berhasil menangkap satu ekor ular sanca dari dapur rumah warga di Jalan Rogate, Kelurahan Angin Nauli, Kecamatan Sibolga Utara, Kamis (9/7) sekira pukul 02.30 WIB.

Kalaksa BPBD Kota Sibolga Juangon Daulay kepada wartawan mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga bernama Dohar Ivan Dolly yang kebetulan menjabat sebagai Lurah Sibolga Ilir, terkait keberadaan ular tersebut sekitar pukul 02.00 WIB.

“Setelah menerima laporan tersebut, petugas posko Regu 3 langsung terjun ke lokasi menggunakan 1 unit mobil pickup dan langsung  mengevakuasi ular dari dapur rumah warga tersebut,” kata Juangon.

Menurutnya, petugas sedikit mengalami kesulitan saat melakukan proses evakuasi, karena ular sanca itu agresif dan melakukan perlawanan.

“Apalagi peralatan yang dipakai untuk menangkap hanya menggunakan tali dan kayu. Namun dengan usaha bersama, ular sanca itu dapat dijinakkan dan langsung dimasukkan ke dalam karung dan membawanya ke kantor BPBD Kota Sibolga,” beber Juangon seraya mengatakan upaya evakuasi itu berlangsung selama 30 menit.

Lurah Sibolga Ilir Dohar Ivan Dolly Sianturi saat dikonfirmasi via seluler mengatakan, ular sanca itu diduga masuk melalui lubang pintu belakang atau dapur rumah yang ditempatinya.

“Kebetulan ada seekor anjing milik kami di dapur terus menggonggong, sehingga kami terbangun dan mencari tahu penyebabnya. Sesampainya di dapur, anjing itu kami temukan sudah mati karena ditelan ular sanca tersebut. Mungkin karena anjingnya dirantai pakai besi, ular itu memuntahkannya kembali,” beber Ivan.

Dia mengatakan, peristiwa itu bukanlah pertama kalinya terjadi, sebab sekitar beberapa bulan lalu kejadian yang sama pernah terjadi.

“Beberapa bulan lalu juga terjadi seperti itu, namun kami ketahui setelah pagi hari. Dimana anjing milik kami juga ditemukan mati dengan kondisi berlendir. Kami duga itu juga dimangsa oleh ular, namun karena anjing itu dirantai, mungkin dimuntahkan lagi oleh si pemangsanya,” ujarnya. (mic/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *